About


"KAMI HADIR UNTUK MENCIPTAKAN RASA AMAN, NYAMAN DAN BAHAGIA"

Tuesday, 24 February 2026

Kapolsek Tallo Dampingi Kombes Arya: Pesan Kamtibmas di Masjid Petta Ponggawa




Makassar, 24 Februari 2026 – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi pejabat utama (PJU) Polrestabes Makassar dan Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Nurul Ittihaad, Jalan Petta Ponggawa, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Selasa (24/2/2026) malam pukul 19.30 WITA. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk menyapa jamaah, menyampaikan pesan kamtibmas, serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.


Dalam sambutannya, Kombes Arya Perdana membuka acara dengan salam hangat kepada warga yang hadir. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian saat meninggalkan rumah selama berpuasa. “Jika meninggalkan rumah, pastikan semua pintu dan jendela terkunci rapat. Saklar serta colokan listrik dipastikan dalam keadaan off atau mati, agar terhindar dari risiko kebakaran,” pesan Kapolrestabes Makassar ini dengan tegas. Pesan sederhana ini disambut anggukan setuju dari para jamaah, mengingatkan betapa rawannya musim kemarau yang rentan memicu insiden kebakaran.


Lebih lanjut, Kombes Arya menyampaikan permohonan maaf atas nama Kepolisian Republik Indonesia (Polri). “Organisasi sebesar Polri dengan 480.000 personel di seluruh Indonesia tidak mungkin semuanya bisa hadir di setiap tempat. Namun, kami berupaya sekuat tenaga untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan Bapak-Ibu sekalian,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen Polri dalam melayani masyarakat, terutama mereka yang datang ke kantor polisi dengan berbagai kebutuhan.


Dengan nada penuh empati, Kapolrestabes menjelaskan bahwa pengunjung kantor polisi biasanya adalah “orang susah”. “Bukan susah ekonominya, tapi susah karena baru dipukul, motor dicuri, handphone hilang, dompet raib, atau butuh SKCK dan SIM. Orang susah jangan dibuat tambah susah, harus dibantu,” tegasnya. Ia mengingatkan anggotanya bahwa seragam cokelat ini hanya sementara. “Pakai baju ini enggak lama, Bapak-Ibu. Saya sampaikan ke anggota: pertanggungjawabkan baju ini dengan baik. Terima masyarakat dengan ramah, layani dengan ikhlas, fasilitasi semaksimal mungkin.”


Kombes Arya juga mengakui adanya ketakutan masyarakat terhadap polisi. “Kadang warga takut ke kantor polisi karena gedungnya besar, ada penjagaan, lalu mikir macam-macam: jangan-jangan jadi tersangka atau dimintai uang. Saya sudah pesan ke anggota di Polres maupun Polsek: kalau masyarakat datang untuk urusan baik atau ada masalah, sampaikan saja. Insya Allah kami bantu dan selesaikan. Jangan ragu!” ajaknya.


Ia pun membuka pintu pengawasan internal. “Mohon kalau ada anggota kami yang melanggar atau berbuat nakal, laporkan ke kami. Biar kami tindak dan hukum, supaya tidak ada lagi Polri yang melakukan kejahatan.” Penutup sambutannya penuh khidmat: “Mohon maaf kalau ada kalimat kurang berkenan, kami datang dari Allah SWT. Wabilillahi taufiq wal hidayah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”


Kegiatan safari Ramadhan ini tidak hanya menyampaikan pesan keamanan, tapi juga membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Warga Kelurahan Kalukuang menyambut antusias, berharap sinergi ini terus terjaga menjelang Ramadhan 1447 H. AKP Asfada menambahkan bahwa Polsek Tallo siap 24 jam melayani masyarakat, termasuk patroli pengamanan masjid dan pasar takbiran.


Safari Ramadhan seperti ini menjadi tradisi Polri untuk mendekatkan diri ke masyarakat, sekaligus mencegah kriminalitas di bulan puasa. Dengan pesan humanis dari Kombes Arya, diharapkan warga Tallo semakin sadar akan pentingnya kewaspadaan dan kerjasama dengan polisi.

Monday, 9 February 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Tak Kenal Lelah Beri Penyuluhan Humanis di Kelurahan Buloa, Warga Merasa Aman


Makassar, 09 Februari 2026 – Dalam upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo untuk Kelurahan Buloa, Aipda Arsyad, terus menunjukkan dedikasinya tanpa lelah. Pada Minggu (9/2/2026) malam hingga larut, petugas ini turun langsung ke lapangan, menyapa remaja dan warga yang nongkrong di pinggir jalan. Kegiatan penyuluhan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dilakukan secara humanis, menekankan pesan-pesan preventif agar wilayah tetap kondusif.

Aipda Arsyad dikenal eksis di wilayah binaannya. Meski jam sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB lebih, ia tak segan mendatangi kelompok remaja yang berkumpul di sekitar Jalan Buloa Raya. Dengan pendekatan ramah, ia menyampaikan bahaya nongkrong larut malam, seperti rawan premanisme, kecelakaan lalu lintas, dan pengaruh buruk narkoba. “Kita bukan mau marah atau razia, tapi ingin kalian sadar. Pulang lebih awal, jaga kesehatan, dan hindari hal negatif. Polisi ada untuk melindungi, bukan mengancam,” ujar Aipda Arsyad saat ditemui di lokasi.

Kegiatan ini bagian dari program rutin Polsek Tallo untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain remaja, Aipda Arsyad juga berbincang dengan warga dewasa yang sedang bersantai. Ia membagikan tips sederhana seperti melaporkan aktivitas mencurigakan bisa menghubungi Aipda Arsyad langsung atau via 110, serta pentingnya ronda malam. Respons warga positif; seorang remaja bernama Andi (17) mengaku terkesan. “Biasanya kami takut polisi, tapi Mas Arsyad beda. Dia cerita seperti kakak, bukan bawel,” katanya sambil tersenyum.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, mengapresiasi kinerja bawahannya. “Aipda Arsyad adalah contoh bhayangkara teladan. Pendekatan humanis seperti ini efektif membangun kepercayaan masyarakat. Kami akan terus intensifkan penyuluhan di semua kelurahan, termasuk Buloa, untuk ciptakan Makassar aman dan tertib,” tegas AKP Asfada.

Data Polsek Tallo menunjukkan penurunan kasus kriminalitas di Kelurahan Buloa sebesar 15% sejak awal 2026. Ini tak lepas dari sinergi polisi-warga. Penyuluhan malam hari seperti ini juga selaras dengan instruksi Kapolrestabes Makassar untuk cegah kenakalan remaja, khususnya di wilayah pinggiran kota.

Masyarakat Kelurahan Buloa berharap kegiatan serupa terus berlanjut. “Dengan polisi seperti ini, kami merasa aman. Semoga tak hanya malam, tapi siang hari juga,” imbuh Ibu Sari, warga setempat.

Polsek Tallo mengajak masyarakat aktif ikut menjaga kamtibmas. Laporkan jika ada indikasi bahaya melalui nomor darurat 110 atau datang langsung melaporkan ke Polsek Tallo. Bersama, kita wujudkan Makassar bebas kriminal.


Friday, 6 February 2026

Polsek Tallo Patroli Jalan Kaki di Lorong Rawan Gangguan kamtibmas


Makassar – Personel Polsek Tallo menyusuri lorong-lorong sempit di Sapiria, Borta, dan Lorong 2 Suangga, Jumat (6/2). Patroli jalan kaki ini dipimpin langsung Kapolsek Tallo AKP Asfada SE MH, didampingi Kanit Samapta AKP Iwanto HM, bersama sejumlah RT/RW setempat.

Kegiatan dimulai pukul 19.00 WITA dari Posko Sapiria. Sebanyak 12 personel berjalan kaki melintasi jalan setapak berbatu, melewati warung kopi ramai, hingga gang-gang yang jarang dilalui kendaraan. Di setiap pos, mereka berbincang dengan warga sambil menyampaikan himbauan kamtibmas.

Tujuan utama patroli ini empatfold. Pertama, mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan masyarakat. Kedua, mempererat silaturahmi polisi-warga. Ketiga, memberikan edukasi pencegahan kriminalitas. Keempat, mengajak RT/RW saling mengenal antarwilayah agar membentuk jaringan keamanan lintas lingkungan.

“Kami tidak hanya patroli untuk mengawasi, tapi membangun kepercayaan. RT/RW adalah mata kami di lapangan,” kata AKP Asfada kepada warga di persimpangan Borta. Ia menekankan pentingnya laporan dini melalui nomor 110.

Di Lorong 2 Suangga, patroli berhenti di balai RW. Ketua RW 04, menyambut rombongan. “Patroli seperti ini membuat warga tenang. Kami sering koordinasi soal anak muda yang suka nongkrong malam,” ujarnya. Personel membagikan brosur pencegahan narkoba dan tawuran.

Kapolsek menyoroti dinamika wilayah Tallo yang berdekatan dengan pelabuhan dan permukiman padat. “Sapiria dan Borta rawan konflik kecil antarwarga. Silaturahmi ini mencegah eskalasi,” tambahnya. AKP Iwanto HM menambahkan bahwa patroli rutin akan ditingkatkan menjelang bulan puasa.

Strategi ini sejalan dengan arahan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. Pada Januari lalu, Polsek Tallo telah menangani 27 laporan gangguan kamtibmas, mayoritas pencurian, penganiayaan dan KDRT. Patroli jalan kaki terbukti efektif menurunkan angka insiden 15 persen.

Warga Sapiria, Amina (42), mengaku merasa lebih aman. “Dulu jarang lihat polisi masuk lorong. Sekarang rutin, kami berani lapor langsung,” katanya sambil menawarkan kopi.

Polsek Tallo akan menambah intensitas patroli serupa. Masyarakat diminta aktif melapor via 110 atau datang ke kantor di Jalan Gatot subroto No 12. Upaya preventif ini diharapkan menjaga Tallo tetap kondusif menjelang momentum keagamaan.