About


"KAMI HADIR UNTUK MENCIPTAKAN RASA AMAN, NYAMAN DAN BAHAGIA"

Tuesday, 3 February 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Tallo kelurahan lembo Silaturahmi ke Warga Lembo, Ingatkan Jangan Terprovokasi Isu Perang Kelompok

Makassar, 3 Februari 2026 – Dalam upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Kelurahan Lembo, Aiptu Bambang MS, melakukan silaturahmi ke rumah Ketua RW 02, Jumat (2/2/2026) malam pukul 20.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri bersama tokoh agama setempat, bertujuan mempererat hubungan polisi dengan warga sekaligus menyampaikan pesan preventif terkait isu sensitif yang berpotensi memicu konflik.

Kehadiran Aiptu Bambang MS disambut hangat oleh warga Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Rumah Ketua RW 02 menjadi lokasi pertemuan yang penuh keakraban. Selama silaturahmi, Aiptu Bambang menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang krusial, khususnya di tengah maraknya isu provokatif di media sosial. “Kepada seluruh warga, saya himbau agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. Hal ini bisa memicu perang kelompok antarwarga, yang justru merugikan semua pihak,” tegas Aiptu Bambang.

Ia menekankan peran aktif warga sebagai penengah dan pembatas. “Warga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah remaja terlibat tawuran. Dengan menjadi penengah, kita bisa mengurungkan niat buruk mereka sebelum terjadi kerugian materiil maupun jiwa bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya. Pesan ini disambut anggukan setuju dari hadirin, yang mayoritas tokoh masyarakat dan warga setempat.

Tak hanya itu, silaturahmi ini juga menjadi ajang pencerahan spiritual dari tokoh agama. Beliau menyampaikan nasihat agama yang relevan, mengajak warga untuk selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan menghindari perpecahan. “Agama mengajarkan damai dan toleransi. Isu provokasi hanyalah ujian, dan kita harus bersatu menjaganya,” ungkap tokoh agama tersebut, yang membuat suasana semakin khidmat.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, menyambut positif kegiatan ini. Saat dikonfirmasi, ia menegaskan komitmen Polsek Tallo dalam pendekatan preventif. “Silaturahmi seperti ini adalah strategi Babinsa-Bhabinkamtibmas yang efektif. Kami harap warga Kelurahan Lembo terus menjadi mitra polisi dalam menjaga kamtibmas. Isu perang kelompok sering kali dimanfaatkan oknum untuk mengacaukan ketertiban. Dengan kerjasama, kita bisa wujudkan Lembo yang aman dan harmonis,” ujar AKP Asfada.

Kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam menangani potensi konflik sosial, terutama di kawasan urban seperti Tallo yang rawan isu remaja. Warga berharap silaturahmi serupa terus digelar secara rutin, memperkuat rasa aman dan persatuan. Polsek Tallo sendiri terus intensifkan patroli dan edukasi kamtibmas untuk antisipasi dini.

Diharapkan, pesan Aiptu Bambang dan tokoh agama ini menjadi perekat bagi masyarakat Lembo, mencegah eskalasi isu yang bisa merusak citra daerah. Ke depan, Polsek Tallo siap kolaborasi lebih lanjut dengan RW dan tokoh agama demi Makassar yang damai.


Monday, 2 February 2026

AKP Asfada Apresiasi: Dua Warga Tallo Berdamai Usai Problem Solving



Makassar, 02/02/2026 Polsek Tallo sukses mempertemukan dua warga yang bertikai melalui kegiatan Problem Solving di Posko Alaka, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Mediasi yang digelar pada Minggu malam (1/2/2026) pukul 22.30 WITA itu berakhir dengan kesepakatan damai, mengakhiri perselisihan yang sempat memanas akibat kesalahpahaman.

Kedua belah pihak yang berselisih adalah Lk. Ismail, warga Jalan Kandea 3, dan Lk. Borneo, warga Jalan Tinumbu 128. Perselisihan mereka berawal dari masalah sepele yang berkembang menjadi ketegangan antarwarga. Berkat pendekatan mediasi preventif Polsek Tallo, keduanya akhirnya saling memaafkan dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, S.E, M.H, bertindak sebagai penanggung jawab utama kegiatan ini. Ia mengapresiasi kesediaan kedua warga untuk berdamai. “Kami bangga dengan hasil mediasi ini. Ini bukti bahwa Problem Solving efektif menyelesaikan konflik di tingkat akar rumput. Situasi selama giat berlangsung aman dan kondusif, tanpa gangguan dari pihak manapun,” ujar AKP Asfada saat ditemui usai kegiatan.

Turut hadir dalam mediasi tersebut Ketua RW 01 H. Makmur, Ketua RW 03 Syamsirullah, serta orang tua dari kedua belah pihak. Kehadiran tokoh masyarakat ini memperkuat proses dialog. Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Eja Beru, Aipda Muh. Ilyas, memimpin langsung pendekatan lapangan. Sementara itu, Babinsa Kelurahan Bunga Eja Beru, Serka Rasdi, turut mengawal agar situasi tetap terkendali.

Aipda Muh. Ilyas menjelaskan kronologi singkat perselisihan. “Awalnya kesalahpahaman kecil, tapi cepat kami tangani melalui Problem Solving. Kami libatkan semua pihak agar ada pemahaman bersama. Hasilnya, mereka berjabat tangan dan saling meminta maaf di depan semua hadirin,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polsek Tallo dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya. Problem Solving sendiri adalah program Polri yang menekankan penyelesaian masalah non-yudisial melalui musyawarah. Di Kelurahan Bunga Eja Beru, yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian nelayan dan pedagang, konflik antarwarga sering muncul dari isu batas lahan atau sengketa kecil. “Kami terus intensifkan pendekatan ini agar Makassar tetap harmonis,” tambah Ilyas.

H. Makmur, Ketua RW 01, juga menyambut baik hasil mediasi. “Alhamdulillah, warga kami sekarang akur lagi. Ini berkat kerjasama polisi, babinsa, dan tokoh masyarakat. Semoga tidak terulang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, AKP Asfada menekankan pentingnya gotong royong. “Polsek Tallo siap jadi fasilitator kapan saja. Mari jaga keamanan bersama,” pesannya. Situasi pasca-mediasi dilaporkan kondusif, dengan warga sekitar mengapresiasi kecepatan penanganan polisi.

Kegiatan serupa diharapkan terus digelar untuk mencegah eskalasi konflik. Polsek Tallo berkomitmen hadir di masyarakat, bukan hanya saat ada masalah besar.

Saturday, 31 January 2026

Polsek Tallo Gelar Apel Pengamanan Antisipasi Tawuran, AKP Asfada: Kembalikan Marwah Polisi



Makassar, Polsek Tallo, menggelar apel pengamanan dan antisipasi tawuran kelompok pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai di Jalan Almarkas Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH ini diikuti personel lintas satuan, termasuk Satbrimobda Polda Sulsel, Sat Sabhara Polrestabes Makassar, Satpol PP Makassar, serta Unit Damkar Kota Makassar.

Apel ini merupakan respons cepat pasca-insiden tawuran kelompok yang mengejutkan warga Tallo kemarin. Dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan sebelumnya, wilayah Tallo relatif aman dari aksi tawuran. Namun, kejadian kemarin berlangsung sekitar 20 menit dan mengakibatkan satu orang korban jiwa. “Kami sudah amankan tiga pelaku dalam waktu lima jam. Pengejaran terhadap pelaku lainnya masih berlangsung,” ujar AKP Asfada saat memberi arahan kepada para perwira dan personel yang hadir.

Dalam apel tersebut, Kapolsek Tallo menekankan pentingnya mengembalikan marwah kepolisian melalui pengamanan terkoordinasi. “Para perwira apel dan personel yang saya banggakan, hari ini kami minta perkuatan untuk memonitor kejadian kemarin. Kita harus patuhi SOP sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tugas kepolisian,” tegasnya.

Arahan lanjutan mencakup pelaksanaan razia segera. Personel Brimob dibagi menjadi dua tim: satu tim standby di lokasi dan satu tim backup di jembatan untuk mendukung Satgas serta Resmob jika ada penggerebekan. “Kita tuntaskan kasus secepatnya,” tegas AKP Asfada.

AKP Asfada juga menyinggung sikap terhadap masyarakat yang menghalangi tugas. “Jika ada yang menghalangi, amankan dengan humanis tapi tegas. Lakukan verifikasi tindakan sesuai Perkap. Kami sudah koordinasi dengan keluarga korban via ketua RT/RW agar tidak ada balas dendam,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri secara meriah oleh berbagai perwakilan. Dari Polsek Tallo: Waka Polsek, Kanit Reskrim, Kanit Intel, Kanit Binmas, Kanit Shabara, dan Kanit Lantas dengan total 30 personel. Satbrimobda Polda Sulsel mengirim Iptu Sahruddin (Dantim I Patra), Ipda Mardan (Dantik II Patra), Intel Brimob, serta 77 personel. Patmor Polrestabes diwakili Aiptu Agus Setiawan (Danru) dengan 13 personel.

Jatanras Polda Sulsel hadir dengan AKP Wawan Surya Dinata, SIK (Kanit) dan 8 personel. Satpol PP Balaikota dan Kecamatan Tallo dihadiri Dantim Hamdan, Danru Taswin, serta 16 personel. Sementara Unit Damkar Makassar diwakili Danru Pak Lubis dengan 10 personel.

Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga kamtibmas di Tallo, khususnya pasca-tragedi tawuran. Warga diimbau tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Polsek Tallo berharap tidak ada lagi kejadian serupa, demi Makassar yang aman dan damai.