About


"KAMI HADIR UNTUK MENCIPTAKAN RASA AMAN, NYAMAN DAN BAHAGIA"

Tuesday, 30 December 2025

Senin Malam Penuh Haru: Mediasi Sukses Polsek Tallo Perkuat Silaturahmi Warga


Makassar, 30 Desember 2025 – Dalam semangat Polri yang merakyat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Eja Beru, Polsek Tallo, Aipda Muh Ilyas, kembali membuktikan dedikasinya sebagai penjaga harmoni masyarakat. Pada Senin malam, 29 Desember 2025, pukul 22.00 WITA, di Mapolsek Tallo Makassar, Aipda Muh Ilyas sukses memediasi perselisihan antara dua warga setempat, LK. AS dan Pr. IW, yang ternyata masih ipar atau keluarga dekat.

Perselisihan ini bermula dari kesalahpahaman sederhana yang sering kali menimpa hubungan keluarga. Tanpa mediasi yang tepat, konflik kecil seperti ini berpotensi membesar dan mengganggu ketenangan lingkungan. Namun, dengan pendekatan problem solving yang humanis, Aipda Muh Ilyas berhasil membawa kedua belah pihak duduk bersama. Melalui dialog terbuka dan empati, mereka sepakat berdamai. Puncaknya, keduanya menandatangani surat pernyataan damai di hadapan aparat, menandakan akhir dari ketegangan yang sempat menyelimuti keluarga tersebut.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, memberikan apresiasi tinggi atas kiprah Bhabinkamtibmas. “Upaya Aipda Muh Ilyas ini adalah contoh nyata dari pengabdian Polri di tingkat bhabinkamtibmas. Mediasi seperti ini tidak hanya menyelesaikan masalah, tapi juga memperkuat ikatan sosial di masyarakat. Saya bangga dengan dedikasinya yang selalu sigap, bahkan di luar jam kerja,” ujar AKP Asfada saat ditemui di Mapolsek Tallo.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Makassar. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban, kesalahpahaman antarwarga, terutama sesama keluarga, bisa dengan cepat mereda jika ada pihak netral yang memfasilitasi. Aipda Muh Ilyas, yang dikenal dekat dengan warganya, sering kali menjadi tumpuan harapan. Sejak bertugas di wilayah ini, ia telah menangani berbagai kasus serupa, mulai dari sengketa tanah kecil hingga perselisihan rumah tangga, selalu dengan prioritas perdamaian.

Inisiatif ini juga selaras dengan program Polri “Masyarakat Aman dan Nyaman” (MAMEN). Dengan mediasi preventif, jumlah konflik yang berujung ke pengadilan bisa ditekan. Data Polsek Tallo menunjukkan, sepanjang 2025, kasus mediasi keluarga berhasil mencapai 80 persen, berkat peran bhabinkamtibmas seperti Aipda Muh Ilyas.

Warga Kelurahan Bunga Eja Beru pun ramai memuji. “Pak Bhabin ini seperti saudara sendiri. Masalah kami yang tadinya panas, sekarang adem kembali. Terima kasih Polsek Tallo,” kata LK. AS usai mediasi. Pr. IW menambahkan, “Kami malu kalau sampai ribut ke pengadilan. Berkat Pak Ilyas, keluarga kami utuh lagi.”

Prestasi ini menginspirasi. Di era digital di mana konflik mudah viral di media sosial, peran polisi bina wilayah seperti Aipda Muh Ilyas justru semakin krusial. Mereka bukan hanya penegak hukum, tapi juga perekat sosial yang membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sering menekankan pentingnya pendekatan prediktif dan preventif. Kisah sukses dari Polsek Tallo ini menjadi bukti bahwa Polri siap melindungi masyarakat 24 jam, termasuk di malam hari seperti mediasi kemarin. Semoga menjadi contoh bagi bhabinkamtibmas lain di seluruh Indonesia.

Dengan semangat seperti ini, Makassar dan Indonesia akan semakin harmonis. Selamat bagi Aipda Muh Ilyas dan tim Polsek Tallo!

Monday, 29 December 2025

Kegiatan Syukuran Pelantikan RT/RW di Rappokalling Tallo, Kapolsek Ajak Kolaborasi Jaga Kamtibmas



Makassar, 29 Desember 2025 – Suasana haru dan gembira menyelimuti Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Senin (29/12) sekitar pukul 13.30 WITA. Kapolsek Tallo AKP Asfada SE,MH, didampingi Danramil 02 Tallo Mayor Rohmad Agus H, dan Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd., M.Si., hadir dalam kegiatan syukuran atas pelantikan ketua RT/RW terpilih. Acara yang digelar oleh RT/RW terpilih ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi aparatur dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Tallo AKP Asfada SE,MH, membuka sambutannya dengan ucapan selamat yang hangat kepada para ketua RT/RW yang baru dilantik. “Selamat kepada para ketua RT/RW terpilih. Ini adalah amanah besar dari masyarakat. Mari kita kolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Tallo,” ujarnya dengan penuh semangat di hadapan ratusan warga yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Asfada juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang krusial. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan menjelang akhir tahun, seperti aksi kriminal pencurian, tawuran remaja, dan penyalahgunaan narkoba. “RT/RW adalah garda terdepan kami di tingkat lingkungan. Laporkan segala kecurigaan melalui WhatsApp Polsek Tallo atau langsung ke posko keamanan terdekat. Mari wujudkan Rappokalling bebas narkoba dan zero konflik,” tambahnya.

Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni. Danramil 02 Tallo Mayor Rohmad Agus H, menambahkan bahwa TNI dan Polri siap mendukung program-program RT/RW, termasuk patroli keamanan rutin dan pendidikan bela negara. Sementara Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd., M.Si., mengapresiasi inisiatif syukuran ini sebagai wujud syukur atas kepemimpinan baru. “Kami dari pemerintah kecamatan akan fasilitasi pelatihan dan bantuan operasional agar RT/RW bisa maksimal tugasnya,” katanya.

Kegiatan syukuran ini diisi dengan doa bersama, pembacaan Surat Keputusan pelantikan, dan hiburan rakyat seperti nasyid dan tarian daerah Bugis-Makassar. Warga Rappokalling, yang mayoritas bermata pencaharian nelayan dan pedagang, tampak antusias. Ibu Sitti, salah seorang warga RT 05, mengaku bangga dengan kehadiran pejabat. “Dengan RT baru, kami harap lingkungan lebih aman, terutama untuk anak-anak yang sering main di pantai,” ungkapnya.

Acara ini juga menjadi momentum refleksi atas capaian kamtibmas di Rappokalling sepanjang 2025. Data Polsek Tallo mencatat penurunan kasus kriminal sebesar 15 persen berkat partisipasi aktif RT/RW lama. Kapolsek Asfada optimis tren positif ini berlanjut. “Tahun 2026, target kami zero crime di Tallo. Ini butuh gotong royong semua pihak,” tegasnya.

Ke depan, Polsek Tallo berencana menggelar rapat koordinasi bulanan dengan RT/RW untuk monitoring isu kamtibmas. Hal ini sejalan dengan program Polri “Masyarakat Aman dan Nyaman” yang digulirkan Kapolri. Di tengah dinamika akhir tahun dengan libur Natal dan Tahun Baru, kehadiran tokoh masyarakat seperti ini krusial mencegah kenakalan remaja dan eksploitasi waktu libur.

Kegiatan di Rappokalling ini patut jadi teladan bagi kelurahan lain di Makassar. Sinergi TNI-Polri-Pemda dan masyarakat membuktikan bahwa keamanan lahir dari bawah. Dengan RT/RW baru yang berdedikasi, Rappokalling siap hadapi tantangan 2026 dengan optimisme.

Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Hadiri Groundbreaking SPPG Polrestabes Makassar Tallo 2, Dukung Program MBG Presiden


Makassar, 29 Desember 2025 – Kegiatan Groundbreaking atau peletakan batu pertama Satuan Pelayanan Pendukung Gizi (SPPG) Polri secara serentak berlangsung meriah di Dapur SPPG Polrestabes Makassar Tallo 2, Jl. Korban 40.000 Jiwa, Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Senin (29/12) pukul 08.30 WITA.

Acara ini dihadiri jajaran petinggi Polri, mulai dari Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., hingga Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.Ik, M.Si. Turut hadir pula perwakilan Kajari Makassar Mirdad Afriadi Danial, S.H., M.H., Kadis Kesehatan Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin, Dandim Kota Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han, serta berbagai pejabat utama (PJU) Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar seperti Dirintelkam, Dirkrimum, Dansat Brimob, hingga Bhayangkari.

Susunan acara mencakup registrasi tamu, welcoming VIP, pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan doa, pemutaran video pembuatan SPPG, sambutan, groundbreaking simbolis, hingga pengecekan ruang SPPG.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar menyampaikan bahwa SPPG Polrestabes Makassar kini telah mencapai tiga unit, yakni di Kelurahan Pai Biringkanayya, SPPG Tallo 1 Jl. Piere Tandean, dan SPPG Tallo 2. “Keberadaan SPPG ini diharapkan menjangkau seluruh sekolah di Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani mengucapkan terima kasih kepada panitia dan pihak terkait atas dimulainya pembangunan dapur SPPG ini, yang merupakan program nasional dari Presiden RI. “Lokasi di Jl. Korban 40.000 Jiwa mudah menjangkau sekolah-sekolah sekitar untuk pemenuhan gizi anak. Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan tokoh masyarakat, agama, LSM, dan relawan,” tegasnya. Ia berharap SPPG ini meningkatkan status gizi anak, kualitas hidup, serta pertumbuhan mereka. Kapolda juga menegaskan komitmen Polda Sulsel mendukung program pemerintah dengan dukungan semua elemen masyarakat, TNI, dan pemerintah daerah demi generasi bangsa masa depan.

Puncak acara ditandai peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kapolda Sulsel bersama PJU Polda Sulsel, diikuti pengecekan ruangan dapur SPPG. Kegiatan selesai pukul 10.00 WITA, lalu dilanjutkan Zoom Meeting SPPG Polri serentak pukul 10.30 WITA yang dipimpin Wakapolri, diikuti Kapolda Sulsel, PJU Polda Sulsel, dan PJU Polrestabes Makassar. Seluruh rangkaian berakhir pukul 12.15 WITA dalam keadaan aman dan tertib.

Pembentukan SPPG ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap Program MBG nasional guna memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan berkualitas.

Polsek Tallo Perketat Patroli Jelang Tahun Baru 2026, Sinergi dengan TNI dan Pemda untuk Ciptakan Keamanan Maksimal




Makassar, 29 Desember 2025 – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, menggerakkan seluruh personel Polsek Tallo untuk melaksanakan patroli intensif di seluruh titik keramaian, aktivitas masyarakat, dan wilayah rawan peristiwa. Upaya ini bertujuan menekan potensi tindak pidana serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat momen tutup tahun 2025.

Patroli yang digelar sejak pekan ini mencakup pusat-pusat perbelanjaan, pasar malam, kawasan wisata, jalan raya utama, serta permukiman rawan di wilayah Kecamatan Tallo, Makassar. Personel Polsek Tallo tidak hanya berpatroli sendirian, melainkan bersinergi erat dengan aparat TNI dari Koramil setempat dan unsur pemerintah kecamatan dankelurahan. Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi warga, sehingga masyarakat bisa menyambut tahun baru dengan tenang tanpa khawatir gangguan.

Dalam pelaksanaannya, tim patroli melakukan razia kendaraan, pemeriksaan identitas, dan sosialisasi pencegahan kejahatan seperti copet, begal, atau penimbunan barang ilegal. “Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan memanfaatkan keramaian akhir tahun,” ujar AKP Asfada saat dikonfirmasi tim redaksi di Markas Polsek Tallo, Senin (29/12).

Menurut Kapolsek, pengerahan personel ini juga melibatkan posko pengamanan sementara di titik rawan. “Personel kami siaga 24 jam, termasuk malam Tahun Baru. Kami koordinasi dengan Dishub untuk pengaturan lalu lintas dan Satpol PP untuk pengawasan pedagang kaki lima,” tambahnya. Data tahun sebelumnya menunjukkan, patroli serupa berhasil menurunkan kasus kriminalitas hingga 30 persen di wilayah Tallo.

Sinergi dengan TNI dan pemda menjadi kunci sukses operasi ini. Koramil Tallo menyediakan tambahan personel bersenjata untuk patroli gabungan, sementara lurah dan kepala desa membantu identifikasi warga bermasalah potensial. “Kami juga bagikan leaflet edukasi tentang bahaya petasan ilegal dan miras oplosan yang sering memicu kerusuhan,” jelas AKP Asfada.

Upaya Polsek Tallo ini sejalan dengan instruksi Kapolresta Makassar dalam rangka Operasi Lilin Nataru 2025/2026. Selama periode libur panjang, diprediksi lonjakan mobilitas masyarakat mencapai 40 persen, sehingga pengamanan diperkuat. Warga diajak berpartisipasi dengan melaporkan aktivitas mencurigakan ke Polsek Tallo.

AKP Asfada menekankan komitmen Polsek untuk zero tolerance terhadap pelanggaran. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari sambut 2026 dengan damai dan tertib,” pungkasnya. Hingga kini, patroli berjalan lancar tanpa insiden signifikan, meski cuaca hujan tak menyurutkan semangat personel.

Operasi ini diharapkan berlanjut hingga 5 Januari 2026, mencakup pengawasan pemudik dan kegiatan ibadah akhir tahun. Masyarakat Tallo pun merespons positif, dengan banyak warga yang menyampaikan apresiasi di media sosial. Ke depan, Polsek berencana evaluasi pasca-Nataru untuk perbaikan strategi tahun berikutnya.

Dengan pengamanan ketat ini, diharapkan perayaan Tahun Baru di Tallo berjalan aman dan bermakna, menandai awal tahun baru penuh harapan bagi seluruh warga.


Saturday, 27 December 2025

Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa Pantau Wilayah dan Himbau Warga Cegah Petasan Ilegal




Makassar, 27 Desember 2025 – Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang malam Tahun Baru, Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, aktif melakukan pemantauan wilayah. Pada Jumat malam, 26 Desember 2025, pukul 23.30 WITA, Aipda Arsyad memimpin patroli di Jalan Teuku Umar Nomor 13, RT.6 RW.4. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ronda biasa, melainkan melibatkan kolaborasi erat dengan warga setempat di Pos Kamtibmas.

Patroli malam itu bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak remaja yang masih berkeliaran di lingkungan pada waktu larut. Menurut Aipda Arsyad, fenomena ini sering kali menjadi celah bagi perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti pembakaran petasan atau perpokok ilegal di lorong-lorong sempit. “Kami berkolaborasi dengan masyarakat agar mata-mata warga selalu terjaga. Anak remaja yang keluyuran malam-malam perlu diingatkan agar pulang dan tidak terlibat hal-hal yang membahayakan,” ujar Aipda Arsyad saat ditemui di lokasi.

Selama pemantauan, petugas memberikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada warga dan remaja yang ditemui. Himbauan ini difokuskan pada pencegahan dini terkait penggunaan petasan dan perpokok di malam hari. “Petasan yang dibakar di lorong sempit bisa menimbulkan kebakaran, ledakan tak terkendali, atau gangguan hari kamtibmas (harmoni kamtibmas). Ini bentuk pencegahan agar malam Tahun Baru tetap aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya. Warga setempat menyambut positif inisiatif ini, dengan beberapa di antaranya berjanji akan lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui Pos Kamtibmas.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi anggotanya. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mencegah tindak pidana ringan yang sering meningkat menjelang akhir tahun. Kolaborasi polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga Harkamtibmas (harmoni kamtibmas). Saya himbau seluruh warga Tallo untuk mendukung upaya ini, terutama dengan mengawasi anak-anak mereka,” tegas AKP Asfada saat dihubungi tim redaksi.

Inisiatif Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa ini mencerminkan komitmen Polri dalam pendekatan preventif. Di tengah euforia perayaan Tahun Baru, pengawasan ketat terhadap petasan ilegal menjadi prioritas nasional. Petasan tidak hanya berisiko cedera fisik, tetapi juga dapat memicu konflik antarwarga akibat kebisingan berlebih. Data Polri mencatat, pada perayaan akhir tahun sebelumnya, ribuan kasus terkait petasan dilaporkan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.

Warga RT.6 RW.4 Kelurahan Buloa pun merasakan manfaat nyata dari patroli rutin ini. Ibu Sari, salah seorang tokoh masyarakat, mengatakan, “Sejak Pos Kamtibmas dibangun, lingkungan kami lebih aman. Anak-anak sekarang jarang keluyuran, dan suara ledakan petasan sudah berkurang drastis.” Kolaborasi ini juga melibatkan dialog terbuka, di mana warga diajarkan cara melapor darurat melalui nomor WhatsApp Bhabinkamtibmas atau aplikasi Panic Button Polri.

Kegiatan pemantauan wilayah seperti ini akan terus digencarkan oleh Polsek Tallo hingga pergantian tahun. AKP Asfada menekankan pentingnya kesadaran kolektif. “Mari kita rayakan Tahun Baru 2026 dengan aman, tanpa petasan yang merugikan. Laporkan jika ada yang mencurigakan, karena keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Upaya preventif ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan menjaga Kota Makassar tetap kondusif. Dengan sinergi polisi-masyarakat, Kelurahan Buloa menjadi contoh nyata bagaimana kamtibmas dapat terwujud di tingkat RT/RW.

Friday, 26 December 2025

Kebersamaan dan Keimanan Terjalin dalam Dzikir Bersama Tripika Kecamatan Tallo




Makassar, 26 Desember 2025 – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti halaman Mako Polsek Tallo pada Jumat (26/12) pagi pukul 09.00 WITA. Ratusan warga dan aparat keamanan berkumpul dalam acara dzikir bersama yang diselenggarakan oleh Tripika Kecamatan Tallo. Kegiatan ini bukan hanya rutinitas ibadah, tapi juga wadah mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah kesibukan sehari-hari.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu personel Polsek Tallo, diikuti lantunan dzikir dan shalawat yang menggema. Suara takbir, tahlil, dan istighfar bergema serempak, menciptakan harmoni spiritual yang menyentuh hati. Anak-anak dari panti asuhan hadir membawa keceriaan, dengan senyum polos mereka yang ikut bernyanyi dan bertepuk tangan. Kehadiran mereka menambah nuansa keakraban, seolah mengingatkan semua peserta akan nilai kebersamaan dalam keluarga besar umat.

Kehadiran para tokoh utama menjadi sorotan utama. Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, memimpin acara dengan penuh inspirasi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya dzikir sebagai penguat iman di era modern. “Dzikir bukan hanya lisan, tapi hati yang selalu ingat Allah SWT. Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat persatuan Tripika demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Tallo,” ujarnya dengan suara tegas namun hangat.

Tak ketinggalan, Danramil Tallo Mayor Rohmad Agus H tampil teguh sebagai pendukung utama. Beliau berbagi cerita singkat tentang bagaimana dzikir menjadi benteng keteguhan dalam tugas negara. Sementara itu, Camat Tallo Bapak Ramli Lallo, S.Pd., M.Si., yang visioner, menyampaikan pesan bahwa kegiatan seperti ini esensial untuk membangun Tallo yang harmonis. “Ukhuwah ini akan menjadi fondasi pembangunan kita. Semoga Allah SWT limpahkan berkah,” katanya.

Personel Polsek Tallo dan Bhayangkari turut aktif berpartisipasi, duduk bersila berdampingan dengan warga. Mereka yang biasanya bertugas menjaga ketertiban, kini tampak rileks dalam suasana rohani. Bhayangkari, dengan hijab rapi dan senyum ramah, menjadi teladan bagi para ibu-ibu yang hadir. Rangkaian dzikir ini menguatkan silaturahmi lintas institusi, dari polisi, TNI, hingga pemerintah kecamatan.

Lebih dari sekadar ibadah, acara ini mengingatkan peserta akan kebesaran Allah SWT. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban Makassar, momen seperti ini menjadi pengingat untuk kembali ke fitrah. Anak-anak panti asuhan yang ceria tak hanya menghibur, tapi juga menyuntikkan semangat gotong royong. Mereka menerima santunan sederhana dari para tokoh, yang langsung disambut sorak gembira.

Peserta pun berbagi cerita pasca-dzikir. Seorang warga bernama Fatimah (45) mengaku terharu. “Ini luar biasa, polisi dan tentara dzikir bareng kami. Rasanya seperti satu keluarga,” katanya. Sementara itu, seorang anak panti asuhan, Andi (10), bilang, “Saya senang sekali, besok mau ikut lagi!”

Acara ditutup dengan doa bersama dipimpin Kapolsek Tallo, memohon keberkahan dan perlindungan bagi semua. Semoga kebersamaan ini menjadi momentum berkelanjutan, mempererat tali persaudaraan di Kecamatan Tallo. Keberkahan selalu menyertai kita semua!

Wednesday, 24 December 2025

Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru Polsek Tallo Digelar di Kantor Kecamatan Tallo



Makassar, 24 Desember 2025 – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsek Tallo menggelar apel pengamanan yang penuh semangat di halaman Kantor Kecamatan Tallo pada Selasa malam, 23 Desember 2025, pukul 19.30 WITA. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tallo, AKP H. Abd Rahman, dengan kehadiran tokoh penting seperti Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd, M.Si., dan Danramil Tallo Mayor Rohmad Agus H. Seluruh Lurah di wilayah Kecamatan Tallo juga turut hadir, menunjukkan komitmen lintas sektor untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.

Peserta apel mencakup personel Polsek Tallo, anggota Linmas Kecamatan Tallo, Satpol PP, serta staf kecamatan. Suasana malam itu terasa khidmat namun penuh antusiasme, dengan barisan rapi di bawah cahaya lampu sorot kantor kecamatan. Apel ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur panjang akhir tahun.

Arahan Wakapolsek: Fokus Pencegahan Gangguan Kamtibmas

Dalam sambutannya, Wakapolsek Tallo AKP H. Abd Rahman menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif menjelang Natal dan Tahun Baru. “Kita semua adalah garda terdepan dalam menjaga kamtibmas. Periode libur ini sering dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan tindak kejahatan seperti pencurian, tawuran, atau penyalahgunaan narkoba. Mari kita tingkatkan patroli dan komunikasi dengan masyarakat,” ujarnya tegas.

AKP Abd Rahman juga menyampaikan pesan-pesan krusial terkait protokol keamanan. Ia mengingatkan personel untuk memperketat pengawasan di tempat-tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan jalur-jalur ramai. Selain itu, ia menekankan koordinasi dengan elemen masyarakat seperti Linmas dan Satpol PP untuk membentuk posko pengamanan terintegrasi. “Jangan sampai satu keluhan masyarakat terabaikan. Respons cepat adalah kunci utama,” tambahnya.

Data dari Polres Makassar menunjukkan, tahun lalu, kasus kriminalitas selama akhir tahun meningkat 15% di wilayah pinggiran kota seperti Tallo. Oleh karena itu, apel ini menjadi momentum untuk menyusun strategi yang lebih matang, termasuk penerapan teknologi seperti CCTV dan aplikasi pelaporan cepat.

Camat Tallo Ingatkan Pembentukan Pos Pengamanan di Titik Rawan

Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd, M.Si., turut memberikan arahan yang tak kalah penting. Ia meminta setiap kelurahan mendirikan pos pengamanan di titik-titik strategis, seperti persimpangan jalan poros yang ramai aktivitas masyarakat. “Posko harus ada di setiap kelurahan dan jalan utama. Libatkan semua elemen, mulai dari polisi, TNI, Linmas, hingga warga. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ramli Lallo juga menyoroti potensi kerawanan di Kecamatan Tallo, yang berbatasan dengan kawasan urban Makassar. Wilayah ini dikenal sebagai jalur lalu lintas padat, dengan banyak wisatawan dan pemudik yang melintas. Ia mengajak lurah-lurah untuk memobilisasi relawan keamanan dan memastikan tidak ada penumpukan massa yang berpotensi menimbulkan konflik. “Natal dan Tahun Baru harus dirayakan dengan damai. Mari kita ciptakan suasana aman untuk semua warga,” pungkasnya.

Kehadiran Danramil Tallo Mayor Rohmad Agus H semakin memperkuat sinergi TNI-Polri. Ia menyatakan kesiapan Babinsa untuk mendukung patroli gabungan, khususnya di desa-desa pinggiran yang rawan pencurian ternak atau premanisme.

Strategi Pengamanan Secara Rinci

Apel ini menghasilkan sejumlah langkah konkret yang akan diterapkan mulai 24 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Berikut poin-poin utamanya:

Pembentukan Posko Terpadu: Setiap kelurahan wajib mendirikan minimal satu posko di jalan poros dan area gereja utama. Posko dilengkapi radio HT dan petugas 24 jam.

Patroli Gabungan: Tim gabungan Polsek Tallo, Linmas, Satpol PP, dan Babinsa akan melakukan patroli malam hari, fokus pada pasar malam, kafe, dan terminal.

Pengawasan Lalu Lintas: Antisipasi kemacetan dengan pengaturan lalu lintas di jalur masuk kota, termasuk pemeriksaan kendaraan untuk mencegah balap liar.

Pencegahan Narkoba dan Minuman Keras: Razia mendadak di tempat hiburan malam, bekerja sama dengan BNN.

Koordinasi dengan Gereja: Monitoring acara ibadah malam Natal untuk mencegah penumpukan massa.

Peserta apel juga diajak simulasi tanggap darurat, seperti penanganan tawuran atau kecelakaan lalu lintas. Hal ini bertujuan meningkatkan kesiapan di lapangan.

Konteks Keamanan Akhir Tahun di Makassar

Kecamatan Tallo, sebagai bagian dari Kota Makassar, memiliki dinamika sosial yang unik. Dengan populasi lebih dari 50 ribu jiwa, wilayah ini mencakup perkampungan padat dan kawasan komersial. Data Polresta Makassar mencatat, selama Natal 2024, terjadi 20 kasus pencurian rumah kosong dan 5 tawuran antarwarga di wilayah serupa.

Pemerintah daerah Sulsel telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengamanan akhir tahun, termasuk pengadaan alat komunikasi bagi Linmas. Gubernur Sulsel juga memerintahkan seluruh polres untuk meningkatkan pengamanan 200% dibanding tahun sebelumnya.

Masyarakat Tallo pun merespons positif. Salah satu warga, Andi (45), mengatakan, “Apel seperti ini bikin kami tenang. Kami siap bantu polisi laporkan hal mencurigakan.” Sementara itu, pengurus gereja setempat menyambut baik koordinasi ini, memastikan perayaan Natal berjalan lancar.

Harapan Menuju Perayaan Damai

Apel pengamanan ini menjadi simbol kesiapan Polsek Tallo dan stakeholder terkait dalam menyongsong libur panjang. Dengan arahan tegas dari AKP H. Abd Rahman dan Camat Ramli Lallo, diharapkan tidak ada kejadian yang merusak euforia Natal dan Tahun Baru.

Warga diajak untuk ikut berpartisipasi: laporkan kegiatan mencurigakan melalui WhatsApp Polsek Tallo atau nomor darurat 110. Bersama, kita wujudkan Tallo aman dan damai.

Tuesday, 23 December 2025

Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa Berhasil Redam Konflik Warga akibat Cemburu di Jalan Teuku Umar, Makassar




Makassar, 23 Desember 2025 – Sebuah kesalahpahaman yang dipicu rasa cemburu hampir berujung pada ketegangan serius di antara dua warga Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Berkat sigapnya Bhabinkamtibmas setempat, konflik tersebut berhasil diselesaikan secara damai pada Senin malam, 22 Desember 2025. Kejadian ini menjadi contoh nyata peran polisi dalam problem solving masyarakat, mencegah eskalasi yang bisa meresahkan ketertiban umum.


Insiden terjadi di Jl. Teuku Umar Nomor 14, RT.2 RW.4, Kelurahan Buloa. Dua pria, yang diidentifikasi sebagai Lk. RJ dan Lk. MY, sempat bersitegang akibat kesalahpahaman. Menurut informasi yang dihimpun, pemicu utama adalah rasa cemburu yang tidak terkendali, yang membuat situasi memanas sekitar pukul 21.15 WITA. Beruntung, keduanya tidak sampai melakukan kekerasan fisik, meski ketegangan sempat tinggi.


Respons Cepat Bhabinkamtibmas

AIPDA Arsyad, Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa, langsung turun tangan begitu mendapat laporan. Dengan pendekatan persuasif, ia memediasi kedua belah pihak di lokasi kejadian. AIPDA Arsyad, yang dikenal dekat dengan warganya, berhasil menenangkan emosi yang memuncak. “Kami prioritaskan dialog untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ujarnya saat ditemui usai mediasi.


Proses problem solving dilanjutkan ke ruang SPKT (Sanggah Pengayoman Kamtibmas Terpadu) Polsek Tallo. Di sana, Lk. RJ dan Lk. MY membuat pernyataan bersama, menyatakan saling memaafkan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Pernyataan ini ditandatangani di hadapan petugas, menandai berakhirnya konflik dengan damai. Tidak ada korban luka atau kerugian material yang dilaporkan.


AIPDA Arsyad memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Ia menekankan pentingnya menjaga emosi dan menjalin silaturahmi yang baik antarwarga. “Jangan biarkan cemburu merusak hubungan. Kita harus saling pengertian dan berkomunikasi terbuka. Jika ada masalah, hubungi Bhabinkamtibmas terdekat,” pesannya tegas.


Tanggapan Kapolsek Tallo

Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi S.Sos.MH, memberikan apresiasi atas penanganan cepat anak buahnya. Saat dikonfirmasi pada Selasa (23/12/2025), ia menyatakan kepuasannya dengan hasil mediasi. “Ini bukti bahwa pendekatan preventif dan humanis efektif menjaga kamtibmas. Polsek Tallo terus sinergi dengan bhabinkamtibmas untuk mendekatkan diri ke masyarakat,” katanya.


Kompol H. Syamsuardi juga menambahkan bahwa kasus seperti ini sering muncul akibat isu rumah tangga atau perselisihan pribadi. “Cemburu adalah emosi alami, tapi jika tidak dikelola, bisa jadi bom waktu. Kami siap bantu warga selesaikan secara damai sebelum ke pengadilan,” lanjutnya. Ia mengajak masyarakat Buloa dan Tallo untuk proaktif melaporkan potensi konflik dini.


Konteks Konflik Sosial di Makassar

Kejadian ini bukan yang pertama di wilayah urban seperti Makassar. Data Polresta Makassar mencatat ratusan kasus gesekan antarwarga setiap tahun, dengan pemicu utama kesalahpahaman pribadi, termasuk cemburu. Di Kecamatan Tallo, yang padat penduduk, tantangan kamtibmas semakin kompleks karena faktor sosial-ekonomi dan migrasi.


Menurut pengamat keamanan lokal, Dr. Andi Rahman dari Universitas Hasanuddin, peran bhabinkamtibmas krusial dalam era modern. “Mereka seperti ‘polisi keluarga’ yang mencegah konflik kecil jadi besar. Pendekatan seperti ini selaras dengan konsep Polri Presisi yang humanis,” jelasnya. Di Kelurahan Buloa, AIPDA Arsyad memang dikenal aktif, rutin blusukan dan sosialisasi kamtibmas.


Lokasi Jl. Teuku Umar sendiri merupakan kawasan permukiman padat di pinggiran Kota Makassar. RT.2 RW.4 dikenal komunal, dengan warga mayoritas pekerja sektor informal. Kesalahpahaman seperti ini sering dipicu faktor sehari-hari, seperti interaksi sosial di lingkungan sempit.


Pelajaran dari Penyelesaian Damai

Kasus Lk. RJ dan Lk. MY memberikan pelajaran berharga. Pertama, komunikasi terbuka mencegah eskalasi. Kedua belah pihak mengakui kesalahan dan saling memaafkan setelah didorong dialog. Kedua, peran aparat seperti Bhabinkamtibmas efektif jika dekat dengan warga. Ketiga, pencegahan lebih baik daripada pengobatan – pesan AIPDA Arsyad soal silaturahmi jadi pengingat.


Warga setempat menyambut positif penyelesaian ini. “Alhamdulillah, aman lagi. Pak Arsyad cepat tanggap, makanya kami percaya,” ujar seorang tetangga yang enggan disebut namanya. Ini memperkuat citra Polri di mata masyarakat Tallo.


Upaya Polri Cegah Konflik Serupa

Polsek Tallo tak tinggal diam. Pasca-kejadian, rencanakan sosialisasi kamtibmas intensif. Kompol H. Syamsuardi berencana gelar dialog rukun warga bulanan di setiap kelurahan. “Kami ajak tokoh masyarakat, karang taruna, dan pemuda ikut. Tema: kelola emosi, jaga harmoni,” ungkapnya.


Di tingkat kota, Kapolda Sulsel Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan hadir memantau program serupa. Data 2025 tunjukkan penurunan 15% kasus gesekan warga berkat mediasi dini. “Polri komitmen jadi pelindung masyarakat, bukan hanya penegak hukum,” tegasnya baru-baru ini.


Dampak Positif bagi Komunitas

Penyelesaian damai ini tak hanya redam konflik individu, tapi juga perkuat kohesi sosial di Kelurahan Buloa. Warga kini lebih percaya aparat, potensial kurangi kriminalitas. AIPDA Arsyad, sebagai ujung tombak, layak diapresiasi. Kariernya di Tallo penuh prestasi, termasuk redam puluhan kasus serupa.


Kompol H. Syamsuardi menutup wawancara dengan pesan inklusif: “Mari ramaikan Makassar damai. Laporkan isu dini ke polisi, kita selesaikan bareng.” Kejadian 22 Desember jadi momentum refleksi akhir tahun.


Secara keseluruhan, insiden ini gambarkan Polri modern: proaktif, humanis, dan dekat rakyat. Dengan model seperti AIPDA Arsyad, kamtibmas Makassar diprediksi makin mantap. Warga diajak introspeksi: cemburu wajar, tapi kekerasan tak diterima.

Friday, 19 December 2025

Bhabinkamtibmas Buloa Sukses Fasilitasi Problem Solving, Selesaikan Sengketa Dua Tahun di Jalan Sultan Abdullah I

 

Makassar - Jumat 19 Desember 2025, Sinergi Polsek Tallo dan Shelter Kelurahan Buloa ciptakan harmoni masyarakat melalui mediasi kekeluargaan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa, AIPDA Arsyad, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pada Kamis malam, 18 Desember 2025 pukul 21.10 WITA, ia melaksanakan giat sambang warga binaan sekaligus pemantauan wilayah di Jalan Sultan Abdullah I RT.02 RW.01, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Kegiatan ini bukan sekadar patroli rutin, melainkan momen krusial untuk menyelesaikan permasalahan lama yang mengganjal dua warga setempat.

Bersama tim Shelter Kelurahan Buloa, AIPDA Arsyad memfasilitasi problem solving secara intensif. Permasalahan yang berlarut selama dua tahun ini akhirnya menemukan titik terang berkat koordinasi matang. “Kami atur pertemuan di tempat netral, balai warga RT.02, supaya kedua belah pihak bisa berdialog tanpa emosi. Hasilnya, masalah selesai secara kekeluargaan,” jelas AIPDA Arsyad dengan penuh keyakinan.

Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, S.Sos.MH, memberikan apresiasi tinggi. “Inisiatif AIPDA Arsyad luar biasa. Giat sambang seperti ini deteksi dini konflik dan ciptakan suasana aman kondusif. Kami bangga dengan sinergi Polri-kelurahan,” tegasnya saat dihubungi redaksi.

Kronologi Permasalahan yang Berlarut Dua Tahun

Sengketa ini bermula akhir 2023, ketika dua warga RT.02 RW.01—H. Muhammad Yusuf (55) dan H. Andi Makmur, S.Pd. (48)—berselisih soal batas lahan seluas 50 meter persegi di kawasan permukiman padat. Awalnya dipicu salah paham hak ulayat kecil, konflik ini membesar karena mediasi awal gagal. Warga sekitar khawatir ketegangan ini memicu friksi sosial, terutama di Buloa yang dekat Pelabuhan Soekarno-Hatta dan ramai aktivitas perdagangan.

Data Kelurahan Buloa mencatat 25 kasus sengketa kekeluargaan sepanjang 2024-2025, naik 15% akibat urbanisasi. AIPDA Arsyad, yang bertugas sejak 2022, rutin sambang mingguan. “Saya catat semua keluhan. Setelah dua tahun pantau, saatnya fasilitasi langsung,” ungkapnya.

Proses Mediasi yang Efektif dan Humanis

Pertemuan di balai warga RT.02 dihadiri 20 orang, termasuk Lurah Buloa, tokoh adat, dan perwakilan kedua pihak. Sesi dimulai curah pendapat bebas interupsi, dilanjut musyawarah mufakat ala Bugis-Makassar. Tim Shelter ingatkan nilai siri’ na pacce* untuk damai.

Hasilnya memuaskan: batas lahan dibagi adil dengan saksi notaris RT, plus kompensasi simbolis Rp5 juta dari H. Muhammad Yusuf untuk H. Andi Makmur. AIPDA Arsyad himbau: “Jaga kerukunan, jangan bawa ke pengadilan. Proses hukum panjang, kekeluargaan lebih cepat.”

H. Andi Makmur, S.Pd., tokoh masyarakat RT.02, bersyukur. “Dua tahun tegang, sulit gotong royong. Terima kasih Pak AIPDA dan Shelter. Kini kami saudara lagi,” katanya sambil tersenyum.

Dampak Langsung dan Jangka Panjang Pasca-mediasi, Jalan Sultan Abdullah I kembali harmonis. Warga saling sapa, anak-anak bermain bebas. Data Polsek Tallo: penurunan 20% gangguan Kamtibmas sejak Januari 2025 berkat 150 giat sambang serupa.

Ini bagian program Polmas Nusantara Kapolsek Tallo. “Target nol konflik horizontal 2026. Sinergi kunci sukses,” kata Kompol H. Syamsuardi.

Sinergi Polri-Kelurahan di Era Digital

Shelter Kelurahan Buloa, posko pengaduan 24 jam, tangani 50 kasus tahun ini. Lurah Buloa: “AIPDA Arsyad seperti keluarga. Sambangnya buat kami aman.” Visi Wali Kota Makassar selaras: kota aman Indonesia Timur, indeks kriminalitas turun 12%.

AIPDA Arsyad rencanakan sambang dua kali seminggu, malam hari prioritas. Hubungi WhatsApp 0852-9936-3500 untuk lapor dini.

Kompol Syamsuardi tutup optimis: “Polri dampingi masyarakat. Makassar aman untuk semua!”

Keberhasilan ini bukti pendekatan preventif unggul. Buloa jadi contoh harmoni Makassar.