Makassar, 27 Desember 2025 – Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang malam Tahun Baru, Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, aktif melakukan pemantauan wilayah. Pada Jumat malam, 26 Desember 2025, pukul 23.30 WITA, Aipda Arsyad memimpin patroli di Jalan Teuku Umar Nomor 13, RT.6 RW.4. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ronda biasa, melainkan melibatkan kolaborasi erat dengan warga setempat di Pos Kamtibmas.
Patroli malam itu bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak remaja yang masih berkeliaran di lingkungan pada waktu larut. Menurut Aipda Arsyad, fenomena ini sering kali menjadi celah bagi perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti pembakaran petasan atau perpokok ilegal di lorong-lorong sempit. “Kami berkolaborasi dengan masyarakat agar mata-mata warga selalu terjaga. Anak remaja yang keluyuran malam-malam perlu diingatkan agar pulang dan tidak terlibat hal-hal yang membahayakan,” ujar Aipda Arsyad saat ditemui di lokasi.
Selama pemantauan, petugas memberikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada warga dan remaja yang ditemui. Himbauan ini difokuskan pada pencegahan dini terkait penggunaan petasan dan perpokok di malam hari. “Petasan yang dibakar di lorong sempit bisa menimbulkan kebakaran, ledakan tak terkendali, atau gangguan hari kamtibmas (harmoni kamtibmas). Ini bentuk pencegahan agar malam Tahun Baru tetap aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya. Warga setempat menyambut positif inisiatif ini, dengan beberapa di antaranya berjanji akan lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui Pos Kamtibmas.
Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi anggotanya. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mencegah tindak pidana ringan yang sering meningkat menjelang akhir tahun. Kolaborasi polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga Harkamtibmas (harmoni kamtibmas). Saya himbau seluruh warga Tallo untuk mendukung upaya ini, terutama dengan mengawasi anak-anak mereka,” tegas AKP Asfada saat dihubungi tim redaksi.
Inisiatif Bhabinkamtibmas Kelurahan Buloa ini mencerminkan komitmen Polri dalam pendekatan preventif. Di tengah euforia perayaan Tahun Baru, pengawasan ketat terhadap petasan ilegal menjadi prioritas nasional. Petasan tidak hanya berisiko cedera fisik, tetapi juga dapat memicu konflik antarwarga akibat kebisingan berlebih. Data Polri mencatat, pada perayaan akhir tahun sebelumnya, ribuan kasus terkait petasan dilaporkan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan.
Warga RT.6 RW.4 Kelurahan Buloa pun merasakan manfaat nyata dari patroli rutin ini. Ibu Sari, salah seorang tokoh masyarakat, mengatakan, “Sejak Pos Kamtibmas dibangun, lingkungan kami lebih aman. Anak-anak sekarang jarang keluyuran, dan suara ledakan petasan sudah berkurang drastis.” Kolaborasi ini juga melibatkan dialog terbuka, di mana warga diajarkan cara melapor darurat melalui nomor WhatsApp Bhabinkamtibmas atau aplikasi Panic Button Polri.
Kegiatan pemantauan wilayah seperti ini akan terus digencarkan oleh Polsek Tallo hingga pergantian tahun. AKP Asfada menekankan pentingnya kesadaran kolektif. “Mari kita rayakan Tahun Baru 2026 dengan aman, tanpa petasan yang merugikan. Laporkan jika ada yang mencurigakan, karena keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Upaya preventif ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas dan menjaga Kota Makassar tetap kondusif. Dengan sinergi polisi-masyarakat, Kelurahan Buloa menjadi contoh nyata bagaimana kamtibmas dapat terwujud di tingkat RT/RW.
No comments:
Post a Comment