About


"KAMI HADIR UNTUK MENCIPTAKAN RASA AMAN, NYAMAN DAN BAHAGIA"

Saturday, 31 January 2026

Polsek Tallo Gelar Apel Pengamanan Antisipasi Tawuran, AKP Asfada: Kembalikan Marwah Polisi



Makassar, Polsek Tallo, menggelar apel pengamanan dan antisipasi tawuran kelompok pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai di Jalan Almarkas Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH ini diikuti personel lintas satuan, termasuk Satbrimobda Polda Sulsel, Sat Sabhara Polrestabes Makassar, Satpol PP Makassar, serta Unit Damkar Kota Makassar.

Apel ini merupakan respons cepat pasca-insiden tawuran kelompok yang mengejutkan warga Tallo kemarin. Dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan sebelumnya, wilayah Tallo relatif aman dari aksi tawuran. Namun, kejadian kemarin berlangsung sekitar 20 menit dan mengakibatkan satu orang korban jiwa. “Kami sudah amankan tiga pelaku dalam waktu lima jam. Pengejaran terhadap pelaku lainnya masih berlangsung,” ujar AKP Asfada saat memberi arahan kepada para perwira dan personel yang hadir.

Dalam apel tersebut, Kapolsek Tallo menekankan pentingnya mengembalikan marwah kepolisian melalui pengamanan terkoordinasi. “Para perwira apel dan personel yang saya banggakan, hari ini kami minta perkuatan untuk memonitor kejadian kemarin. Kita harus patuhi SOP sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tugas kepolisian,” tegasnya.

Arahan lanjutan mencakup pelaksanaan razia segera. Personel Brimob dibagi menjadi dua tim: satu tim standby di lokasi dan satu tim backup di jembatan untuk mendukung Satgas serta Resmob jika ada penggerebekan. “Kita tuntaskan kasus secepatnya,” tegas AKP Asfada.

AKP Asfada juga menyinggung sikap terhadap masyarakat yang menghalangi tugas. “Jika ada yang menghalangi, amankan dengan humanis tapi tegas. Lakukan verifikasi tindakan sesuai Perkap. Kami sudah koordinasi dengan keluarga korban via ketua RT/RW agar tidak ada balas dendam,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri secara meriah oleh berbagai perwakilan. Dari Polsek Tallo: Waka Polsek, Kanit Reskrim, Kanit Intel, Kanit Binmas, Kanit Shabara, dan Kanit Lantas dengan total 30 personel. Satbrimobda Polda Sulsel mengirim Iptu Sahruddin (Dantim I Patra), Ipda Mardan (Dantik II Patra), Intel Brimob, serta 77 personel. Patmor Polrestabes diwakili Aiptu Agus Setiawan (Danru) dengan 13 personel.

Jatanras Polda Sulsel hadir dengan AKP Wawan Surya Dinata, SIK (Kanit) dan 8 personel. Satpol PP Balaikota dan Kecamatan Tallo dihadiri Dantim Hamdan, Danru Taswin, serta 16 personel. Sementara Unit Damkar Makassar diwakili Danru Pak Lubis dengan 10 personel.

Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga kamtibmas di Tallo, khususnya pasca-tragedi tawuran. Warga diimbau tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Polsek Tallo berharap tidak ada lagi kejadian serupa, demi Makassar yang aman dan damai.

Friday, 30 January 2026

Dir Binmas Polda Sulsel Mewakili Kapolda Sulsel Hadiri Jumat Curhat di Kecamatan Tallo Makassar


Makassar, 30 Januari 2026 – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula lantai III Kantor Camat Tallo, Jalan A.R. Hakim No. 54, Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Jumat (30/1) pagi sekitar pukul 09.20 WITA. Kegiatan Jumat Curhat yang digelar rutin ini kali ini dihadiri langsung oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Anang Triarsono, S.I.K., M.Si, yang mewakili Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Acara ini menjadi wadah efektif bagi warga Kecamatan Tallo untuk menyampaikan curhatan dan aspirasi langsung kepada aparat Tripika (Tiga Pimpinan Kecamatan), guna memperkuat komunikasi dan menjaga kamtibmas di wilayah tersebut.

Kegiatan Jumat Curhat ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan strategi preventif Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Dengan format yang santai namun terstruktur, acara ini memungkinkan warga berinteraksi langsung dengan pejabat tinggi Polri, pemerintah daerah, dan TNI. Pada kesempatan kali ini, Dir Binmas Polda Sulsel menekankan pentingnya forum seperti ini sebagai jembatan solusi masalah masyarakat. “Jumat Curhat diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada di tengah warga masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Susunan Acara yang Padat dan Bermakna

Acara dimulai dengan pembukaan megah melalui pengibaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti doa yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tallo. Bagian inti acara adalah sesi sambutan dari perwakilan Tripika. Camat Tallo, Ramli Lallo, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jumat Curhat. “Dengan acara ini, semoga terjalin lebih erat komunikasi hangat antara warga dan pemerintah, sehingga kehangatan tersebut dapat menciptakan situasi aman dan kondusif di Kecamatan Tallo,” tegas Camat Ramli Lallo.

Sambutan Dir Binmas Polda Sulsel semakin memperkaya diskusi. Kombes Pol. Anang Triarsono menyoroti peran Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat  (FKPM) sebagai penopang utama. “Kami ingin memperkuat FKPM untuk mempercepat komunikasi dan informasi tentang terjadinya permasalahan di tengah warga. Kuatnya Tripika di setiap wilayah akan memudahkan mencari solusi setiap permasalahan yang timbul,” ungkapnya. Pesan ini sejalan dengan visi Kapolda Sulsel yang terus mendorong pendekatan humanis dalam penjagaan keamanan.

Kehadiran Pejabat Tinggi dan Tokoh Masyarakat

Jumat Curhat kali ini dihadiri deretan pejabat utama (PJU) dari berbagai instansi. Dari Polda Sulsel hadir Dir Binmas Kombes Pol. Anang Triarsono, S.I.K., M.Si.; Kabid Tik atau wakilnya; Kabidkum atau wakilnya; serta Wadir Intel AKBP Malpa Mala Oppo, S.H., S.I.K., M.I.K. Sementara dari Polrestabes Makassar, turut hadir Kasat Bhinmas AKBP Darwis, S.E., M.H., beserta jajaran dan personel Polrestabes Makassar.

Tripika Kecamatan Tallo juga lengkap meramaikan acara. Camat Tallo Ramli Lallo beserta Sekcam dan stafnya; Danramil Tallo Mayor Arh R. Agus Hidayat beserta Bhabinsa dan jajaran; serta Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H., didampingi Wakapolsek, Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kanit Sabhara, Kanit Bhinmas, dan personelnya. Tak ketinggalan, para Ketua RT/RW, Lurah, dan warga Kecamatan Tallo yang hadir secara massal, menciptakan nuansa kebersamaan yang erat.

Sesi Tanya Jawab: Solusi Langsung untuk Masalah Warga

Puncak acara adalah sesi tanya jawab yang menjadi magnet utama Jumat Curhat. Warga antusias menyampaikan isu krusial di wilayah mereka. Pertama, Tomas Lembo dari H. Herman mengeluhkan masalah parkir liar di Jalan Almarkas. Camat Tallo langsung merespons tegas: “Akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Lurah setempat, dan pemilik mobil yang bersangkutan dapat dipanggil untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.”

Kedua, RW Sapiria diwakili Sumardi menyoroti perkelahian antar kelompok di Sapiria, Layang, dan Lembo. Kapolsek Tallo AKP Asfada menjawab dengan optimis: “Terima kasih atas masukan dan saran. Pola penanganan dari kepolisian sudah kami jalankan, Alhamdulillah berhasil menurunkan tensi. Saat ini kami tinggal tuntaskan dan buat program pencegahan agar tidak tumbuh lagi tunas perpecahan baru. Kerja sama yang baik antar tokoh masyarakat dan anggota Polri sangat diperlukan.”

Ketiga, perwakilan RT Walawalaya mengeluhkan kekosongan jabatan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Walawalaya, yang menyebabkan kepincangan saat patroli lorong. Dir Binmas Polda Sulsel langsung mengambil komando: “Pak Kasat Bhinmas segera ajukan, dan kami akan koordinasi dengan Pak Kabag SDM agar keluhan warga lekas terjawab sesuai tupoksi yang diharapkan.” Respons cepat ini mendapat aplaus meriah dari peserta.

Penutup dan Komitmen Berkelanjutan

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu patriotik Bagimu Negeri, diikuti sesi foto bersama yang menjadi momen keakraban. Jumat Curhat ini tidak hanya menyelesaikan isu-isu mendesak, tapi juga mempererat ikatan Tripika dengan masyarakat Kecamatan Tallo.

Dalam konteks lebih luas, inisiatif seperti ini mencerminkan komitmen Polda Sulsel di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo untuk menerapkan Polri Presisi yang merakyat. Dengan memperkuat FKPM dan Tripika, diharapkan potensi konflik dapat dikesulitan sejak dini, sehingga Kecamatan Tallo tetap menjadi wilayah aman dan harmonis. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar rutin setiap Jumat, mengundang lebih banyak warga berpartisipasi.

Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial. Warga Kecamatan Tallo berharap momentum ini berlanjut, membawa perubahan positif bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Thursday, 29 January 2026

Sinergi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bunga Eja Beru Berhasil Mediasi Konflik Warga RW 01 Tallo




Makassar, 29 Januari 2026 – Sinergi Aparat Bhabinkamtibmas (Babinsa Kamtibmas) dan Babinsa Koramil wilayah Bunga Eja Beru sukses meredam potensi konflik antarwarga melalui pendekatan problem solving dan mediasi. Upaya ini dilakukan di Posko RW 01 Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Rabu malam (28/1/2026) pukul 20.30 WITA.

Insiden bermula dari perselisihan dan kesalahpahaman antara dua warga, Pr. Rini dan Pr. Risnayanti. Kedua belah pihak sempat bertikai, yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan RW 01. Tanpa penanganan cepat, masalah ini bisa memicu eskalasi yang lebih luas di kawasan padat penduduk seperti Bunga Eja Beru.

Petugas gabungan yang turun tangan adalah Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Aipda Muh. Ilyas N, bersama Babinsa wilayah setempat, Sertu Rasdi. Mereka menerapkan pendekatan problem solving yang humanis, dengan dialog intensif untuk mengurai akar masalah. “Kami fokus pada mediasi damai, agar kedua pihak saling memahami dan tidak memperkeruh situasi,” ujar Aipda Ilyas N saat ditemui usai kegiatan.

Kedatangan aparat ini langsung disambut positif oleh warga. Proses mediasi berlangsung lancar di posko RW 01, dihadiri tokoh masyarakat setempat. Turut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Bripka Iqram; Ketua RT/RW Kelurahan Layang (Bontoala); serta Ketua RT/RW Kelurahan Bunga Eja Beru (Tallo). Kehadiran mereka memperkuat legitimasi proses, sekaligus memastikan transparansi.

Hasilnya memuaskan. Kedua pihak yang bertikai, Pr. Rini dan Pr. Risnayanti, akhirnya sepakat untuk tidak mengulangi perbuatan yang memicu konflik. Mereka berjanji menjaga harmoni antarwarga, dengan komitmen saling menghormati. Selama giat berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif, tanpa gangguan dari pihak manapun. “Ini bukti sinergi Polri-TNI efektif menjaga stabilitas di tingkat bumi,” tambah Aipda Ilyas N.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada S.E, M.H, menyambut baik keberhasilan timnya. Dalam pernyataan resminya, Kapolsek menegaskan komitmen Polsek Tallo dalam mencegah konflik kecil menjadi besar. “Mediasi seperti ini adalah wujud Bhayangkara Tomo, mendekatkan diri ke masyarakat. Kami bangga dengan Aipda Ilyas dan Serka Rasdi yang sigap bertindak. Ke depan, sinergi dengan Babinsa akan terus ditingkatkan untuk ciptakan Makassar aman dan nyaman,” tegas AKP Asfada.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata program Kamtibmas preventif di wilayah Tallo. Di tengah dinamika masyarakat urban seperti Bunga Eja Beru, pendekatan mediasi terbukti lebih efektif daripada penindakan represif. Warga setempat pun mengapresiasi kehadiran aparat yang sigap, yang kian mempererat tali silaturahmi.

Polsek Tallo mengajak masyarakat untuk segera melaporkan potensi konflik ke bhabinkamtibmas terdekat. Dengan kolaborasi semua pihak, ketertiban wilayah Tallo dipastikan terjaga.

Wednesday, 28 January 2026

Duka Tallo: Kapolsek Tallo AKP Asfada SE, MH, dan Jajaran Polsek Hadir di Pemakaman Istri Ketua FKPM Andi Mansur


Makassar, 28 Januari 2026 – Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, beserta jajaran personel Polsek Tallo memberikan penghormatan terakhir dengan melayat ke rumah duka almarhumah Miftahul Nur. Almarhumah, yang menjabat sebagai Ketua Srikandi (FKPM) Polsek Tallo, meninggal dunia akibat sakit pada Selasa (27/1/2026). Beliau merupakan istri dari Andi Mansur Kapati, Ketua FKPM Polsek Tallo.

Kehadiran Kapolsek Tallo dan personilnya di rumah duka menjadi simbol penghargaan mendalam atas dedikasi almarhumah selama ini. “Miftahul Nur adalah sosok ibu rumah tangga yang luar biasa, sekaligus pilar utama dalam kegiatan sosial di wilayah Tallo. Kepergiannya meninggalkan duka cita yang dalam bagi kami semua,” ujar AKP Asfada, Rabu (28/1/2026) pagi.

Almarhumah Miftahul Nur dikenal sebagai tokoh masyarakat yang aktif dalam berbagai program pencegahan kriminalitas dan pemberdayaan perempuan. Sebagai Ketua Srikandi FKPM Polsek Tallo, ia sering menggelar sosialisasi keamanan lingkungan, pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu rumah tangga, serta kampanye anti-narkoba di pelosok kelurahan Tallo. Kontribusinya tak terhitung, mulai dari membantu korban KDRT hingga mendampingi patroli keamanan rutin bersama personel Polsek.

Andi Mansur Kapati, suami almarhumah, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kedatangan rombongan personel Polsek. “Istri saya sudah seperti keluarga bagi Personel polsek Tallo dan warga Tallo. Beliau selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan, meski di tengah kesibukannya mengurus anak-anak,” katanya dengan suara bergetar. Keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat penyakit yang dideritanya sejak beberapa bulan terakhir, namun Tuhan berkehendaki lain.

Kapolsek Tallo AKP Asfada menekankan bahwa kepergian Miftahul Nur menjadi pengingat betapa pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat. “FKPM adalah mitra strategis kami dalam menjaga kamtibmas. Beliau telah banyak berkontribusi membangun Tallo yang lebih aman dan harmonis. Kami berkomitmen melanjutkan perjuangannya,” tegasnya. 

Warga Tallo pun ramai menyampaikan belasungkawa melalui media sosial. Seorang warga Kelurahan Tallo, Fatmawati, mengenang, “Bu Miftahul orangnya ramah dan peka. Berkat beliau, banyak perempuan di sini berani melapor jika ada masalah keamanan.” Kegiatan FKPM di bawah kepemimpinannya berhasil menurunkan angka kriminalitas kecil di wilayah hukum Polsek Tallo sebesar 15 persen tahun lalu, menurut data internal polisi.

Pemakaman almarhumah dijadwalkan digelar hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat. Polsek Tallo mengerahkan personel untuk mengamankan prosesi dan memastikan kelancaran acara. Kepergian Miftahul Nur tidak hanya menyisakan duka, tapi juga inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan tongkat estafet pelayanan masyarakat.

Dengan semangat ini, Polsek Tallo berharap masyarakat semakin solid mendukung program keamanan. “Mari kita jaga Tallo bersama-sama, menghormati perjuangan seperti Bu Miftahul,” tutup AKP Asfada.

Tuesday, 27 January 2026

Polsek Tallo dan Warga Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Aman

Makassar, 27 Januari 2026 – Di bawah kepemimpinan Wakapolsek Tallo AKP Syahuddin Rahman, SH, personel Polsek Tallo pagi ini turun langsung ke lapangan untuk menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini digelar pada pukul 08.00 WITA di Kelurahan Bunga Eja beru, Kecamatan Tallo, Makassar, bekerja sama dengan pemuda setempat dan petugas kebersihan kecamatan. Fokus utama pembersihan adalah sepanjang pinggir kanal Kandea, yang sering menjadi titik rawan akibat sampah dan genangan air.

Kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa. Lebih dari itu, menjadi bentuk nyata pencegahan perang kelompok di wilayah Tallo yang rawan konflik antarwarga. “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi tidak hanya bertugas menangani masalah setelah terjadi, tapi juga mencegahnya melalui pendekatan positif seperti ini,” ujar Wakapolsek Tallo AKP Syahuddin Rahman saat ditemui di lokasi. Ia menekankan, lingkungan bersih menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat, mengurangi potensi gesekan antar pemuda yang kerap dipicu oleh faktor lingkungan semrawut.

Sekitar 30 personel Polsek Tallo bergabung dengan puluhan pemuda Kelurahan Bunga Eja beru dan tim petugas kebersihan Kecamatan Tallo. Mereka membawa peralatan sederhana seperti sapu, pengki, karung sampah, dan alat potong rumput. Pinggir kanal Kandea yang sebelumnya dipenuhi sampah plastik, daun kering, dan ilalang tinggi, perlahan berubah wajah. Air kanal yang sempat tersumbat mulai mengalir lancar, sementara jalan setapak di sekitarnya pun ikut dibersihkan dari tumpukan sampah rumah tangga.

Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. “Saya bangga dengan langkah proaktif personel dan mitra masyarakat. Gotong royong seperti ini memperkuat sinergi Polri dengan warga, sekaligus menjadi contoh bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Wilayah Tallo yang dulu sering didera tawuran kini mulai berubah berkat kolaborasi semacam ini,” katanya melalui pernyataan resmi. Kapolsek menambahkan, kegiatan serupa akan terus digencarkan untuk menjangkau seluruh kecamatan.

Masyarakat Kelurahan Bunga Ej beru pun menyambut positif aksi ini. Andi, salah seorang pemuda peserta, mengatakan, “Dulu pinggir kanal ini jadi tempat buang sampah sembarangan, sering banjir pula. Sekarang bersih, kami merasa lebih aman dan nyaman. Terima kasih Polsek Tallo yang mau turun tangan bareng kami.” Tak hanya membersihkan fisik lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, di mana personel polisi berbincang santai dengan warga sambil membagikan pesan tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Kanal Kandea sendiri merupakan salah satu infrastruktur vital di Tallo yang menghubungkan pemukiman padat dengan sungai utama. Kebersihannya krusial untuk mencegah banjir musiman dan penyakit akibat vektor seperti nyamuk. Melalui gotong royong ini, Polsek Tallo tidak hanya membersihkan sampah fisik, tapi juga “membersihkan” potensi konflik sosial. Data Polsek Tallo mencatat, sepanjang 2025, kasus tawuran antar kelompok pemuda menurun 40 persen berkat pendekatan komunitas seperti ini.

Kegiatan berlangsung selama tiga jam dan diakhiri dengan doa bersama serta pembagian masker dan handsanitizer kepada warga. Inisiatif Polsek Tallo ini patut menjadi teladan bagi unit kepolisian lain di Makassar. Di tengah tantangan urbanisasi yang pesat, gotong royong tetap menjadi senjata ampuh untuk membangun Makassar yang lebih aman, bersih, dan harmonis.


Monday, 26 January 2026

Pencegahan Dini Tawuran: Polsek Tallo Minta Laporan Anonim dari RT/RW Sapiria




Makassar, 26 Januari 2026 – Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, menggelar pertemuan darurat di ruangan Polsek Tallo pada Senin (26/1) pukul 11.00 WITA. Acara ini khusus membahas upaya pencegahan dan penanganan permasalahan perang kelompok di Kampung Sapiria, Kelurahan Lembo. Hadir perwakilan RT/RW setempat, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa yang turut andil dalam menjaga ketertiban wilayah.

Pertemuan ini muncul sebagai respons cepat terhadap laporan-laporan intelijen tentang potensi konflik kelompok di Kampung Sapiria, kawasan rawan gesekan antarwarga. AKP Asfada menekankan pendekatan zero tolerance terhadap pelaku perang kelompok. “Upaya ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat,” tegas Kapolsek di depan puluhan peserta.

Fokus Diskusi: Deteksi Dini dan Pelaporan Anonim

Ruangan Polsek Tallo penuh sesak dengan semangat kolaborasi. AKP Asfada secara khusus meminta RT/RW untuk segera melaporkan kejadian apa pun yang berpotensi memicu perang kelompok. “Laporan bisa dilakukan secara anonim langsung ke Kapolsek Tallo melalui WhatsApp atau telepon. Jangan tunggu sampai ramai dan ada korban jiwa,” pintanya.

Peserta sepakat membentuk jaringan pelaporan cepat. Bhabinkamtibmas bertanggung jawab memantau lapangan, sementara Babinsa memperkuat patroli gabungan TNI-Polri. Data Polsek Tallo menunjukkan Kampung Sapiria mencatat enam insiden kecil tahun lalu, mayoritas dipicu sengketa kecil seperti bola sepak atau hutang piutang yang membesar karena lambat ditangani.

Kapolsek juga menyentuh isu media sosial sebagai pemicu utama. “Provokasi online sering jadi bensinnya. Warga diminta screenshot dan laporkan segera. Kami koordinasi dengan cyber team Polda Sulsel untuk blokir akun provokator,” jelasnya.

Penegasan Keras Kapolsek: Jangan Biarkan Anak Rusak

AKP Asfada tak henti-hentinya menegaskan komitmen zero tolerance. Ia menyampaikan harapan dan pesan tegas yang langsung mengena di hati peserta. “Jangan ada pembiaran! Diam berarti biarkan anak rusak. Banyak pemuda berpotensi jadi atlet atau pengusaha, tapi terjerat tawuran hingga penjara,” katanya dengan nada prihatin.

Lebih lanjut, Kapolsek menyerukan, “Jangan lindungi pelaku. Yang dilindungi adalah masa depan kampung. Laporkan cepat, jangan biarkan ramai dan ada korban.” Pesan ini disambut aplaus meriah. Ia mengingatkan sanksi berat berdasarkan Pasal 170 KUHP dan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Penanganan Kekerasan Kelompok, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara (KUHP lama) atau pasal 262 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru).

Seorang Ketua RT Kampung Sapiria, mr. X yang tidak ingin di sebut namanya, berbagi pengalaman. “Kami sering mediasi kecil-kecilan, tapi sekarang dengan dukungan Polsek, laporan anonim akan percepat tanggap. Anak-anak kami harus dilindungi dari jalan sesat,” ujarnya.

Strategi Jangka Panjang dan Dukungan Stakeholder

Pertemuan tak berhenti di instruksi semata. Dibahas juga program pencegahan jangka panjang seperti pelatihan pemuda Kampung Sapiria menjadi kader kamtibmas, dan sosialisasi di pondok pesantren lokal. “Kami akan ajak ormas pemuda seperti KNPI dan Forum Silaturahmi Ulama untuk himbauan rutin,” tambah AKP Asfada.

Babinsa Kelurahan Lembo, menegaskan sinergi TNI. “Patroli malam hari akan ditingkatkan. Kami targetkan nol insiden di Sapiria akhir tahun ini.” Sementara Bhabinkamtibmas Lembo berjanji door-to-door edukasi ke rumah tangga.

Dampak inisiatif ini sudah terasa. Warga seperti Ibu Fatimah, pedagang pasar, merasa lega. “Sejak ada pengumuman ini, anak remaja di kampung lebih patuh. Rasa aman kembali, dagang lancar tanpa was-was,” ceritanya.

Pertemuan diakhiri penandatanganan pakta integritas dan pembagian selebaran himbauan. Nomor darurat Polsek Tallo (110) disebar luas via grup WhatsApp RT/RW.

Harapan Menuju Kampung Aman Tanpa Tawuran

Dengan komando tegas AKP Asfada, Kampung Sapiria diharapkan jadi contoh kampung bebas perang kelompok. “Masa depan ada di tangan kita semua. Lindungi generasi muda, cegah rusaknya generasi emas,” tutup Kapolsek.

Inisiatif ini tak hanya beri rasa aman, tapi juga bangun kepercayaan warga pada aparat. Makassar, sebagai kota metropolitan, butuh harmoni seperti ini untuk maju. Polsek Tallo komitmen pantau, undang masyarakat laporkan apa saja yang mencurigakan.


Friday, 23 January 2026

Polsek Tallo Gelar Dzikir Rutin Bulanan, Kapolsek AKP Asfada Ajak Syukur dan Peduli Anak Yatim




Makassar, 23 Januari 2026 – Dalam suasana penuh khidmat, Kapolres Tallo AKP Asfada, SE, MH memimpin kegiatan dzikir rutin bulanan pada Jumat (23/1) pukul 09.00 WITA di Mushallah Al-Isra Polsek Tallo. Kegiatan religi ini diikuti seluruh personel Polsek Tallo, anggota Bhayangkari, serta dihadiri puluhan anak yatim piatu dari Kecamatan Tallo. Acara ini menjadi wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT sekaligus bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat.

Kegiatan dzikir yang digelar setiap bulan ini telah menjadi tradisi tetap di Polsek Tallo. Kali ini, Mushallah Al-Isra yang terletak di lingkungan kantor polisi ramai oleh suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan dzikir bersama. AKP Asfada, yang tampil mengenakan seragam dinas lengkap, membuka acara dengan sambutan penuh motivasi. “Dzikir bukan hanya ibadah, tapi juga pengingat bagi kita semua untuk selalu bersyukur atas karunia Allah. Sebagai aparat penegak hukum, kita wajib menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, termasuk melalui kepedulian sosial seperti ini,” ujar Kapolsek Tallo tersebut.

Hadirin anak yatim piatu tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka duduk rapi di barisan depan, mengikuti bacaan dzikir yang dipimpin oleh salah satu personel senior. Tak hanya dzikir, acara juga dilengkapi dengan pemberian santunan berupa paket sembako dan uang tunai. Inisiatif ini diharapkan bisa meringankan beban hidup mereka, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan toleransi beragama.

Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Tallo, Ibu Syamsidar Asfada, turut berbicara mewakili istri-istri personel. “Kami bangga bisa berkontribusi dalam kegiatan ini. Bhayangkari selalu siap mendukung program Polri untuk masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang menjadi prioritas kita,” katanya. Kegiatan berlangsung selama dua jam, diakhiri dengan doa bersama dipimpin Kapolsek.

Tradisi dzikir bulanan Polsek Tallo bukan hal baru. Sejak awal kepemimpinan AKP Asfada, program ini konsisten dilaksanakan untuk memperkuat spiritualitas personel dan mempererat silaturahmi dengan warga. Di tengah dinamika keamanan Kota Makassar yang semakin kompleks, inisiatif seperti ini mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Tallo. Seorang tokoh masyarakat setempat, Andi Rahman, menyambut baik acara tersebut. “Ini bukti Polri dekat dengan rakyat. Anak-anak yatim merasa diperhatikan, dan kami semua terinspirasi untuk lebih peduli,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga selaras dengan program prioritas Polri Polda Sulsel, yakni penguatan pendekatan soft approach melalui kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan demikian, Polsek Tallo tidak hanya menjaga ketertiban umum, tapi juga membangun citra positif sebagai pelindung masyarakat.

Kapolsek Tallo berharap, kegiatan serupa terus berlanjut setiap bulan, mengajak lebih banyak elemen masyarakat bergabung. “Mari kita ramaikan Makassar dengan kegiatan positif seperti ini. Syukur dan kepedulian adalah kunci keharmonisan,” tutup AKP Asfada.

Kapolrestabes Kota Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, S.IK, M.Si laksanakan Safari Sholat Subuh di Masjid Nurul Mu’minin Tallo




Makassar, 23 Januari 2026 – Dalam upaya mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat, Kapolrestabes Kota Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, S.IK, M.Si melaksanakan kegiatan Safari Sholat Subuh di Masjid Nurul Mu’minin, Jalan Teuku Umar Raya No. 8, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (23/1) sekitar pukul 04.45 WITA dan diikuti oleh sekitar 50 jemaah yang antusias hadir.

Acara ini menjadi momen berharga bagi personel jajaran Polrestabes Makassar untuk mendekatkan diri secara langsung dengan warga. Dengan semangat gotong royong menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kegiatan semacam ini rutin digelar sebagai bagian dari program tatap muka. Situasi selama pelaksanaan tetap kondusif dan terkendali, mencerminkan harmoni antara polisi dan masyarakat setempat.

Daftar Peserta yang Hadir

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama dari Polrestabes Makassar serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen penuh dalam membangun sinergi. Berikut daftar hadirin utama:

Kombs Pol Arya Perdana, SH, S.IK, M.Si (Kapolrestabes Makassar)

AKBP Dr. Nasaruddin, SH, MH (Kasat PAM OBVIT Polrestabes Makassar)

AKBP Darwis, SE, MH (Kasat Binmas Polrestabes Makassar)

Kompol Ramli (Kasi Propam Polrestabes Makassar)

Kompol Wahiduddun (Kasi Humas Polrestabes Makassar)

Kompol Mahrus (Wakasat Lantas Polrestabes Makassar)

AKP H. Ramli (Kasikum Polrestabes Makassar)

AKP Asfada, SE, MH (Kapolsek Tallo)

AKP Syahuddin (Wakapolsek Tallo)

Iptu A. Rafai, SH (Kanit Binmas Polsek Tallo)

Forum Keswadayaan Masyarakat Pemberdayaan (FKPM) Kecamatan Tallo

Tokoh masyarakat setempat

Kehadiran para tokoh ini tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga menjadi simbol bahwa penjagaan Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama.

Sambutan Penuh Makna dari Kapolrestabes Arya Perdana

Dalam sambutannya, Kombs Pol Arya Perdana menyampaikan pesan-pesan inspiratif yang langsung menyentuh hati jemaah. Beliau membuka dengan ucapan puji syukur kepada Allah SWT atas hidayah-Nya, sehingga semua masih diberi kesempatan, kesehatan, dan nikmat iman untuk menjalankan Sholat Subuh berjamaah serta bersilaturahmi.

“Silaturahmi ini merupakan program tatap muka langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Sholat Subuh dan ngopi Kamtibmas malam hari,” ujar Kapolres. Beliau menekankan bahwa Sholat Subuh adalah kewajiban umat Islam, meski sering dihadapkan pada cobaan seperti rasa malas bangun. “Ini tantangan bagi kita untuk meningkatkan ibadah. Semoga kita selalu diberi kesehatan untuk melaksanakan Sholat Subuh berjamaah dan mengawali hari dengan menyebut nama Allah,” tambahnya.

Kapolres juga membahas kondisi Kamtibmas di wilayah Tallo yang Alhamdulillah sudah membaik. “Situasi yang sebelumnya sering terjadi perang kelompok kini sudah terkendali. Ini bukan semata kinerja kami, tapi karena niat baik Bapak/Ibu sekalian yang ingin menjaga wilayah kita aman dan kondusif,” jelasnya. Beliau menegaskan bahwa tanpa bantuan masyarakat, situasi aman tidak akan tercapai.

Pesan selanjutnya menyoroti pentingnya pengamankan dari hal-hal kecil. “Mulai dari diri sendiri, orang tua lebih perhatikan anak-anak kita, sayangi mereka, dan berharap mereka berhasil. Perhatikan diri, keluarga, dan lingkungan,” pesan Kapolres. Ia mengajak masyarakat untuk berkomunikasi terbuka: “Jangan segan laporkan jika ada keluhan atau pelanggaran. Misalnya, kumpul minum miras, laporkan jika segan menegur, karena bisa picu tawuran, perkelahian, atau masalah lain. Begitu juga peredaran narkoba, beri informasi agar kami tindak lanjuti.”

Di era digital dengan teknologi canggih di genggaman HP, Kapolres meminta edukasi dan pengawasan ketat terhadap anak-anak. “Jangan sampai jadi korban penipuan, judi online, atau hal-hal yang belum mereka pahami. Kita wajib peduli hindari pergaulan merugikan, peduli keluarga dan lingkungan. Jangan biarkan anak ikuti langkah salah,” tegasnya. Ia juga mengingatkan kewajiban peduli keamanan lingkungan, seperti waspada orang asing yang menyewa rumah.

Kapolres jujur mengakui bahwa dalam organisasi besar seperti kepolisian, ada hal baik dan buruk. “Jika ada anggota melanggar, jangan samakan semua. Saya tekankan hindari pelanggaran, dan jika dikritik masyarakat, jadikan teguran untuk berubah. Tolong bantu kami jadi polisi baik.” Sambutan ditutup dengan permohonan maaf atas kekurangan polisi dan harapan masukan dari masyarakat. “Saya senang dan berterima kasih jika Bapak/Ibu beri saran dan kesan.”

Sesi Bincang Santai dan Foto Bersama

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi bincang santai antara pejabat polisi dan jemaah. Diskusi ini berlangsung hangat, di mana warga menyampaikan aspirasi dan pertanyaan seputar Kamtibmas. Suasana akrab ini memperkuat ikatan emosional, membuat jemaah merasa didengar dan dihargai.

Puncak kegiatan adalah foto bersama yang diabadikan sebagai kenangan. Semua peserta tersenyum lebar, mencerminkan kebersamaan yang solid. Acara ditutup secara resmi sekitar pukul 05.55 WITA, dengan situasi tetap aman dan terkendali.

Makna Lebih Dalam dari Safari Sholat Subuh

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi efektif Polrestabes Makassar dalam community policing. Di tengah tantangan urban seperti tawuran kelompok, miras, narkoba, dan judi online, pendekatan spiritual seperti ini terbukti ampuh. Wilayah Tallo, yang dulu rawan konflik, kini berubah berkat kolaborasi polisi-masyarakat.

Safari Sholat Subuh mengingatkan bahwa keamanan dimulai dari iman dan kesadaran diri. Seperti yang disampaikan Kapolres, niat baik masyarakat adalah kunci utama. Program ini juga selaras dengan arahan Kapolri untuk polisi yang merakyat, dekat dengan agama, dan responsif terhadap isu digital.

Dampaknya terasa nyata: jemaah yang hadir pulang dengan semangat baru menjaga lingkungan. Tokoh masyarakat berjanji akan lebih aktif melapor potensi gangguan. Sementara itu, polisi mendapat masukan berharga untuk perbaikan layanan.

Thursday, 22 January 2026

Polsek Tallo Makassar Gelar Patroli Jalan Kaki Lorong-Lorong, Warga Merasa Lebih Aman





Makassar, 22 Januari 2026 – Personel Polsek Tallo yang dipimpin IPTU A Rifai Fattah melaksanakan patroli jalan kaki intensif dari lorong ke lorong di wilayah hukumnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sambang warga, bertujuan menjangkau rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di dalam lorong-lorong sempit. Upaya preventif ini mendapat apresiasi penuh dari Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH.

Patroli jalan kaki ini dilakukan pada Kamis sore (22/1/2026) di berbagai gang-gang di Kecamatan Tallo, Makassar. IPTU A Rifai Fattah bersama personel menyusuri area yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, seperti lorong-lorong padat penduduk. Mereka tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan edukasi pencegahan kriminalitas.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya yang tinggal di lorong dalam. Kami ingin memastikan setiap warga merasakan kehadiran polisi dan perlindungan nyata,” ujar IPTU A Rifai Fattah saat ditemui usai patroli.

Tujuan Patroli Intensif

Patroli jalan kaki Polsek Tallo bertujuan mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah rawan. Lorong-lorong sempit sering menjadi titik blind spot bagi patroli konvensional, sehingga pendekatan jalan kaki dipilih untuk menjangkau secara maksimal. Selain itu, sambang warga menjadi momen berharga untuk membangun sinergi antara polisi dan masyarakat.

Dalam patroli kali ini, personel berbincang dengan puluhan warga, termasuk ibu-ibu rumah tangga, anak muda, dan pedagang kecil. Mereka menyampaikan pesan pencegahan tawuran antar remaja, pencurian jahatan, dan narkoba yang kerap mengintai di area padat seperti ini. Beberapa warga menyampaikan keluhan ringan seperti pencahayaan kurang memadai di ujung lorong, yang langsung dicatat untuk tindak lanjut.

Salah satu warga, Ibu Siti (45), yang tinggal di Lorong Lembo, mengaku merasa lebih tenang. “Dulu jarang lihat polisi masuk ke sini, sekarang sering. Anak-anak saya bisa main di depan rumah tanpa khawatir,” katanya.

Apresiasi dari Kapolsek Tallo

Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi personelnya. “Saya bangga dengan IPTU A Rifai Fattah dan tim yang tak kenal lelah menjaga keamanan. Patroli seperti ini adalah wujud komitmen Polsek Tallo untuk mewujudkan Makassar yang aman dan nyaman bagi semua,” tegasnya.

Menurut AKP Asfada, kegiatan ini bagian dari strategi Polsek Tallo dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia menekankan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan, bahkan ditingkatkan frekuensinya, terutama di musim rawan seperti akhir tahun atau hari besar.

Polsek Tallo juga berencana melibatkan babinsa dan tokoh masyarakat dalam patroli berikutnya untuk memperkuat kolaborasi. “Ke depan, kami ingin patroli ini jadi tradisi bulanan, agar rasa aman benar-benar tertanam di hati warga,” tambahnya.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Kegiatan patroli jalan kaki ini langsung berdampak positif. Warga lorong-lorong merasa terlindungi, sementara personel polisi mendapat gambaran langsung tentang dinamika wilayah. Pendekatan humanis seperti ini selaras dengan program Polda Sulsel dalam mendekatkan polisi ke masyarakat.

Di tengah tantangan urbanisasi di Makassar, di mana lorong-lorong menjadi pusat kehidupan ribuan keluarga, inisiatif Polsek Tallo patut diapresiasi. Tidak hanya menjaga ketertiban, tapi juga membangun ikatan emosional antara polisi dan warga.

Polsek Tallo mengajak masyarakat untuk ikut serta melaporkan hal mencurigakan melalui nomor Hotline 110 atau datang langsung ke kantor. Bersama, kita wujudkan Tallo aman dan damai.